wajah asing yang kukenal

Di malam tanpa gemintang
Wajah nian asing mula-mula
datang
Menghampiriku dari rimbun
kegelapan

Mata merah menyala mulai
terbayang-bayang
Seakan-akan ingin menghunus
serupa pedang

Raut wajahnya seolah menghadang
sejauh mata memandang
Bulu kuduk sedikit bergoyang
dan kutahu ini yang disebut
ketakutan

Nyali yang kupintal, serasa telah
tertelan ludah di tenggorokan
Sepatah kata pun ku jelang tanpa
bimbang
“Eh abang, ronda malam bang?”

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s