Bayang bayang sunyi

Kala bayangmu datang kemari.
Mencoba tuk mengacau puisi ;
Sila kau tutupi mata pena ini.
Puisi tetap kutulis dengan hati.

Ia datang lagi membawa janji.
Mencoba menyentuh hati ;
Sila kau kelabui hati ini.
Puisi tetap akan kutulis dengan hati-hati.

Tak tahan dengan semua ini.
Bayangmu dengan sebilah belati ;
Sila kau bunuh hati ini.
Puisi tetap kutulis sebelum mati.

Sedih? Atau kau nikmati semua ini.
Setelah aku mati, kau akan tahu.
Puisi kutulis sekadar mengusir sepi.
Sebab bayangmu yang sunyi.

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s