Selamat Pagi

Seperti adukan kopi, setiap pagi dua ekor kenari menyanyi riang dalam angan, satu sangkar indah dalam hati, menanggal sepi yang diciptakan hari.

Setiap pagi, seorang membasuh kening mentari, menengadah pada langit, jatuh puluhan bidadari berbayang mimpi.

Setiap pagi, bunga dibiarkan mengembang, rumput liar menangisi nasib, tiada segera datang.

Sembari menulis kata-kata, hendak mengisi pagi yang didudukkan di ruang tamu kita.

Selamat pagi semoga hari. ^^

Lampung, 11-04-2014

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s