Kota dan Desa

Anak angin dari desa
Tumbuh dari hijau persawahan
Menyeruak di antara pepohonan
Hinggap di bambu anyaman
Lalu tenggelam dalam kesunyian

Anak angin dari kota
Tumbuh dari pot bunga
Menyeruak di antara gedung menjulang
Hinggap di tembok beton
Lalu hening dalam keramaian

Hijrah dari kota ke desa
Anak angin tinggal di gubuk bambu
Menyepi di hidung para petani
Tersesat di hutan belantara

Hijrah dari desa ke kota
Anak angin tinggal di kaca apartemen
Menyepi di hidung orang kaya
Tersesat di pabrik pabrik pengusaha

Lalu anak-anak angin bertemu
Di pinggiran kota
Di perbatasan desa
Saling bercerita
Perihal anak-anak manusia
Bermimpi tentang keduanya
Desa dan kota

Lampung, 21-04-2014

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s