Tak Mudah Merindu

Kubayangkan,

Setiap malam kau merindu

Tiap tetesan angin membuatmu makin pilu

Dingin, dingin, dan dingin

Tak ada yang membuatmu lebih hangat,

selain puisi-puisi cinta Khalil Gibran

Dan membacanya, membuat tubuhmu terbakar

Oh.. jarak adalah tajam pisau

Menyayat, merenggut, yang perlahan membunuhmu

Membebaskan dari rindulah,
sebenar-benarnya bahagia

Lalu cinta, memilih takdirnya untuk berpisah

Jember, 05 – 01 – 15

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s