Insomnia

Sekadar tulisan curhat :))

Adakah aku bisa membunuh insomnia ini, segala yang membuatku terdiam sendiri, waktu di saat detak jam terasa sepi-sunyi, lalu aku tak lagi mengingat-ingat luka dari kerasnya hidup ini, dari apa-apa yang pernah membuat aku menyimpan memori sakit yang teramat perih.

Aku mendengar lagu di saat sendiri, aku mengira cukup untuk mengganti teman sepi, namun aku tetap tak mengerti, padahal seseorang pernah berkata setiap lagu menyimpan memori.

Aku masih mendengarnya, lagu yang membuatku mengingat perih.

Ini bukan perihal cinta atau apalah yang biasa-anak-muda-rasakan, ini tentang jalan hidup yang keras, aku pernah menulisnya: bersikap dewasapun tak membuat hati yang masih muda ini kuat dari kerasnya hidup.

Aku merasakan hal-hal yang kebanyakan-orang-dewasa-rasakan, dan itu membuatku sakit, meski seakan badai yang berlalu, namun perih pernah kurasakan; dan aku ingat.

Di akhir dari perkataan perkataan bodohku ini; semoga ada kebahagiaan lain yang membuatku lupa akan segala perih dahulu, hingga aku bisa membunuh sepi dalam pikiranku ini.

By Angin Pendiam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s